Buat Kamu Yang Sering Disebut Cari Muka Saat Menunjukan Potensi Kerja

HALUTSIANA.COM- Didunia kerja dimanapun pasti ada sesuatu yang namanya persaingan. Persaingan didunia kerja datang dalam berbagai bentuk, baik itu persaingan secara positif maupun sebaliknya. Adalah suatu kebodohan apabila kita tidak mengambil bagian dalam suatu persaingan didunia kerja dan tentunya yang harus kita lakukan adalah pesaingan yang sehat bukan persaingan yang bersifat negatif. 
Meskipun demikian, kita sering dianggap negatif ketika melakukan persaingan didunia kerja. Anggapan orang atau teman kerja yang sirik karena melihat segala potensi yang kita keluarkan terkadang menjadi tantangan tersendiri kala berkarir. Disebut cari muka, mendapat fitnah, gosip, dan masih banyak lagi hal-hal yang membuat tidak bahagia kala mengeluarkan potensi dan talenta kita. Semua itu akan dianggap sesuatu yang tidak nyaman bagi si tukang sirik. 
Tapi jangan menyerah, karena meningkatkan etos kerja dan reputasi kerja yang baik harus ditunjang dengan peningkatan potensi yang kita miliki.
Berikut tips meningkatkan reputasi kerja ditengah-tengah orang-orang sirik:

halutsiana.com
Foto: ISTIMEWA
  • Ide Brilian dan Segar
Memberikan ide cemerlang saat rapat dapat membantu menaikkan reputasi Anda. Ide ini harus realistis agar tidak terkesan mengada-ngada. Saat memberikan ide, sertakan juga langkah-langkah untuk mewujudkannya. Biar situkang sirik tidak sakit hati, kamu harus tetap rendah hati, rangkul dia jika masih bisa. 
  • Tidak  Telat Mikir dan Tidak Lelet Dalam Kerja
Dunia kerja, tuh, keras. Hasil akhir kadang memang menjadi poin penilaian bos tentang kita. Namun jika kita mengumpulkan tugas mepet deadline, atau bahkan melebihinya, atasan akan mencatatnya dan menjadi pertimbangannya untuk mempromosikan kita. Bagaimana pun, perusahaan butuh karyawan yang sigap, namun tetap akurat dalam menyelesaikan tugasnya.
  • Aktif dan Cekatan
Bertanya adalah salah satu cara untuk berkomunikasi dengan rekan kerja. Dengan bertanya, Anda akan mendapatkan informasi terbaru tentang pekerjaan dan sebagai ajang untuk intropeksi diri saat bekerja. Namun, jangan menanyakan hal yang sudah kita tanyakan sebelumnya! Rekan kerja bakal kesal, tuh, jika kita mengulang pertanyaan yang sama terus. Jika merasa diri kita pikun, rajinlah mencatat! 
  • Supel
Supel di sini, artinya tidak memilih-milih pergaulan. Kita bisa mengobrol dengan atasan, rekan kerja yang setara, hingga OB. Namun, jangan bersikap terlalu ramah berlebihan, kadang jika kita sudah terlalu dekat dan keseringan bercanda dengan orang itu, dia akan menilai kita biasa saja. Lihatlah situasi saat mengobrol—harus tahu kapan bisa bercerita atau memberikan saran, dan tahu kapan harus menutup mulut.
(Dari berbagai sumber)

Post a comment

0 Comments