Di Sulawesi Utara Jumlah Penderita AIDS, Ibu Rumah Tangga Tertinggi

Peningkatan penularan dan penderita HIV/AIDS di Sulawesi Utara terus meningkat dan harus harus diwaspadai oleh seluruh kalangan tanpa memandang dari profesi mana. Hal ini merupakan fakta yang pernah dirilis oleh Komisi Penangulangan AIDS pada bulan November 2015 lalu, bahwa jumlah penderita HIV/AIDS di Sulawesi Utara bukan didominasi oleh Pekerja Sek Komersial (PSK) melainkan  dikalangan Ibu Rumah Tangga lebih tinggi jumlahnya.
Disulawesi utara jumlah aids
ILUSTRASI: PSK Terjaring Razia

Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com, bahwa Komisi Penanggulangan HIV/AIDS pernah merilis data AIDS dari IRT ada 354 orang dengan presentase 20 persen dan peringkat kedua tertinggi adalah mereka yang berprofesi swasta dan wiraswasta dengan jumlah 561 penderita AIDS atau 561 Penderita. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus temuan HIV/AIDS hingga Juni 2015 di Prvovinsi Sulawesi Utara memiliki 2000an lebih jumlah pederita HIV/AIDS dengan perincian laki-laki 1.096 kasus, dan perempuan 740 kasus. 

Fakta menarik penderita HIV/AIDS di Sulut dan fenomena IRT yang lebih banyak menderita AIDS/AIDS patut diwaspadai oleh berbagai pihak. Berikut jumlah Penderita HIV/AIDS menurut pekerjaan masing-masing.

  1. Profesi swasta dan wiraswasta yang berada pada peringkat tertinggi dengan presentase 31 persen atau sebanyak 561 orang.
  2. IRT berjumlah 354 orang dengan presentase 20 persen.
  3. Karyawan yang berada pada posisi ketiga dengan presentase 6 persen dengan jumlah penderita sebanyak 112 orang.
  4. PSK yang pada peringkat keempat dengan presentase hanya berjumlah 96 penderita HIV/AIDS atau sekitar 6 persen 

Data diatas justru PSK berada pada peringkat terendah, ini menunjukan bahwa tingkat melindungan diri PSK lebih tinggi atau memang fenomena berhubungan intim berganti-ganti pasangan di Sulawesi Utara cukup memprihatinkan.
Fakta menarik diatas justru menegaskan bahwa laki-laki merupakan sumber penularan HIV/AIDS terbesar sehingga terjadinya peningkatan jumlah HHIV/AIDS pada IRT.
Justru penderita sebanyak 96 orang, di bawah profesi karyawan yang berada pada posisi ketiga dengan presentase 6 persen dengan jumlah penderita sebanyak 112 orang. Meskipun demikian pada data diatas tidak termasuk PNS dan TNI-POLRI.

Post a comment

0 Comments