Menteri Kesehatan : Biaya Penanggulangan Kanker Terus Meningkat

Sebagai sambutan yang disampaikan oleh dr. Asrul Harsal Sp.PD-KHOM meyebutkan bahwa pengobatan kenker merupakan pengobatan multidisiplin yang harus dilakukan dengan sifat holistik. "Mengurangi tenaga kerja kesehatan ke luar negeri merupakan upaya pemerintah agar tenaga kesehatan tidak berkurang didalam negeri sendiri" tutur Ketua Nasional Congress and Symposium of ISHMO menutup sambutan pertama.

halutsiana.com

Sedangkan sambutan kedua disampaikan oleh Prof. DR. Dr. A. Harryanto Reksodiputro, Sp.PD-KHOM, menyebutkan bahwa kanker yang dulunya sederhana sekarang menjadi kompleks, kalau dulu  hanya hidup 1 tahun hingga 3 tahun setelah dapat kemoterapi, sekarang bisa hidup hingga 10 tahun. Semua ini karena adanya kemajuan teknologi kemoterapi, padahal 50% dari pasien kanker akan meninggal karena penyakit kankernya. Harryanto juga mengatakan bahwa, setiap Rumah Sakit yang ada di Eropa semuanya mempunyai Divisi Kanker yang cara mengatasi kanker bersifat holistik dan mengutamakan 

Pada pembukaan National Meeting and Symposium of ISHMO/PERHOMPEDIN dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan Prof.dr.Nila Djuwita F.Moeloek, Sp. M, dalam kesempatan itu Menteri kesehatan sependapat dengan dr. Asrul Harsal Sp.PD-HKOM, bahwa menangani pasien kanker harus dimulai dari pencegahan dan melibatkan semua pihak untuk mengambil bagian dalam penanganan pasien kanker. Menurut Menteri Kesehatan, Mulai era JKN hingga sekarang, penggunaan biaya untuk penyakit kanker terus meningkat, tahun 2015 saja BPJS sudah mengeluarkan dana lebih dari 2 triliun rupiah untuk kasus kanker.

Seperti diketahui Work shop dan symposium ini dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan, Prof.dr.Nila Djuwita F.Moeloek, Sp.M. Symposium yang akan dimulai pada tanggal 31 Maret 2016 dan berakhir pada tanggal 3 April 2016 akan dihadiri oleh dokter -dokter internist, dokter spsialis hemato-onkologi dan perawat - perawat yang berkompeten pada keahlian masing-masing. (ya2n, Albert, Ivonne, Vety)

Post a comment

0 Comments