Perbedaan Es Batu Dari Air Yang Direbus Dan Es Batu Dari Air Mentah

Menahan makan dan minum merupakan bagian dari ibadah puasa yang dijalani oleh umat Islam. Dalam berpuasa, kebanyakan orang merasa kehilangan sebagian energi dan akan menggatikannya saat berbuka puasa nanti. Untuk menggantikan energi yang tebuang saat aktivitas, biasanya makanan yangn sering dikonsumsi adalah makanan yang mengandung banyak gula, tidak terkecuali aneka macam es.

Es atau minuman dingin lainnya yang memakai es batu menjadi pilihan utama saat waktu buka puasa tiba. Namun banyak orang belum menyadari bahwa es batu yang terbuat dari air mentah sangat berbahaya bagi kesehatan. Orang yang mengkonsumsi es batu yang terbuat dari air mentah sebagian besar karena faktor ketidak-tahuannya mengenai es batu tersebut.
Berikut perbedaan es batu dari air yang belum dimasak dan es batu dari air yang sudah dimasak.

halutsiana.com
Perbedaan es batu dari air matang dan air mentah (sumber: ISTIMEWA)
Es batu dari air yang belum dimasak
Es batu dari air mentah akan terlihat gumpalan yang didominasi oleh warna putih seperti warna air cucian beras. Hal ini terjadi karena pada es batu jika dibuat dari air yang belum dimasak, akan terjadi banyak gas yang berada dalam air, kemudian air itu dibekukan. Pada umumnya es batu dari air matang akan terasa kurang segar saat dicairkan dan terkadang berbau kurang mengenakan. Sebagian besar es batu ini terbuat dalam bentuk balok yang besar.

Es batu dari air yang direbus
Sedangkan es batu yang dibuat dari air yang sudah matang akan terlihat lebih bening karena hanya sedikit gas yang terjebak dalam air sebelum dibekukan. Bila dicium akan terasa bau yang segar dan tidak ditemuka banyak kotoran. Berbeda dengan es dari air mentah, es batu dari air matang dapat menghindari ancaman bakteri ecoli yang dapat merusak pencernaan secara serius dan juga dapat merusak ginjal.

Post a comment

0 Comments