Dampak Buruk Dan Dampak Baik Bermain Pokemon Go Bagi Kesehatan Anak

Akhir-akhir ini demam Pokemon go merambat bukan pada orang dewasa saja, anak-anak juga menjadi bagian dari permainan yang diproduksi oleh sebuah perusahan bernama Niantic. Namun aplikasi permainan ini sejak diluncurkan hingga sekarang masih menyimpan banyak kontroversi, yang kesemuanya didasarkan pada baik atau buruknya permainan ini. Permainan yang diciptakan sebagai penggabungan antara dunia maya dan dunia nyata benar-benar dianggap hal gila oleh beberapa kalangan. Mereka menganggap permainan ini hanyalah ladang untuk mendulang dolar bagi perusahan yang terafiliasi dengan Niantic. Beberapa laporan tentang dampak pokemon go terus dilaporkan  dari berbagai penjuru dunia. Namun tentang korban jiwa akibat permainan pokemon go sejauh ini laporannya masih belum bisa dipertanggung jawabkan.

Kecelakaan akibat permainan pokemon juga banyak dilaporkan oleh berbagai media. Pada akhir Juli 2016 lalu seorang remaja berumur 18 tahun, bernama Jerson Lopez de Leon harus ditembak mati oleh aparat setempat.
"Jerson Lopez de Leon(18 tahun), disergap dan tewas setelah ditembak saat ia bermain game pokemon go dengan sepupunya Daniel Moises Picen (18)." Tulis independent.co.uk.

Laporan tentang dampak buruk pokemon juga diulas oleh media amerika. Baru-baru ini dilaporkan seorang wanita terpaksa diselamatkan oleh tim SAR karena terjebak diatas pohon akibat pengejar pokemon.
"Seorang wanita diselamatkan oleh layanan darurat setempat setelah terjebak di atas pohon sambil mengejar Pokémon." Tulis theguardian.com.

Halutsiana.com
Ilustrasi: Seorang remaja Bosnia bermain pokemon go di area rawan ranjau (sumber: theguardian.com?)
Terlepas dari baik buruknya permainan pokemon go, tidak bisa dipungkiri bahwa permainan ini masih mempunyai dampak baik bagi anak. Anak-anak diharapkan bermain game pokemon go tidak melewati dua jam dengan frekuensi dua hingga tiga hari sekali. Jadi berbicara mengenai dampak buruk pokemon go sangat relatif dan tergantung pada peran orang tua.

Berikut keuntungan bermain pokemon go bagi perkembangan anak.
Selain asisten profesor klinis di College of Nursing di Texas A & M Health Science Center, Matt Hoffman, DNP, APRN, FNP-C, membenarkan bahwa permainan pokemon go juga bisa bertampak baik bagi pertumbuhan anak. Menurutnya, pokemon go menggunakan smartphone dan GPS untuk pergi menangkap pokemo lain, sehingga permainan ini sedikit memberi ruang untuk membentuk komunitas sosial diluar, bukan didalam kamar dan berorientasi pada dunia maya seperti sosial media atau game-game online lainnya.

Selain terbentuknya komunitas sosial didunia nyata secara langsung, pokemon go juga bisa berdapak baik bagi kesehatan dan pertumbuhan anak dan remaja bahkan orang dewasa.

1. Manfaat utama pokemon go adalah peningkatan aktivitas fisik
Peningkatan aktifitas fisik juga berdampak baik bagi kesehatan anak dan orang dewasa khususnya anak yang berpotensi kegemukan. Melalui berjalan untuk mendapat pokemon, seseorang bisa berjalan hingga 2 kilo meter hanya untuk mendapat pokemon.insentif untuk mendapatkan pemain berjalan 2, 5, atau 10 kilometer untuk mendapatkan penghargaan, menurut Dr Hoffman.

Baca juga: Bahaya pokemon Go dan Asal-usul pokemon go

"Sebelum pertandingan ini, saya adalah orang yang lebih suka berolahraga di dalam ruangan di gym lokal saya, dan saya tidak akan pernah berjalan," kata Dr Hoffman. "Game ini telah saya berjalan di luar setidaknya 5 mil pada akhir pekan saja, tidak termasuk jalan-jalan singkat yang saya lakukan di sore hari kerja setelah bekerja."

"Saya pribadi melihat Pokemon Go sebagai alat yang kuat untuk memerangi obesitas di negara kita, jadi saya pasti akan merekomendasikan hal sebagai pilihan untuk anak-anak dan orang tua yang ingin berpartisipasi dalam berdampak rendah dan aktivitas fisik yang berkelanjutan," kata Hoffman.

2. Permainan Pokemon go bisa membantu pertumbuhan kognitif
"Anak-anak dan remaja dapat memperoleh manfaat tambahan dari perkembangan kognitif melalui gameplay sejak permainan menggabungkan unsur-unsur dari strategi dan perencanaan," kata Dr Hoffman. "Ini paparan awal dan pemahaman tentang pemikiran logis dapat memfasilitasi pembelajaran dalam pengaturan akademik, juga." Meskipun demikian, belum ada studi tentang korelasi permainan pokemon go dengan perkembangan kognitif.

3. Permainan Pokemon go bisa melawan depresi
Seperti pada game-game lainnya, pokemon go bisa menghilangkan depresi pada anak dan orang dewasa. Khususnya pada anak, pokemon go termasuk game yang memiliki tingkat kepuasan tingi, karena bagi anak-anak hal muda untuk menangkap pokemon. Berbeda dengan game lainnya, yang membuat anak bertambah depresi karena sulit mengalahkan game tersebut.

4. Permainan Pokemon go membantu anak-anak autis
Pokemon Go juga menjadi populer di kalangan pasien dengan autisme, membantu orang-orang bersosialisasi dan memecah rutinitas yang kaku.

Seorang ibu ang anakna menderita autis, Lenore Koppelman, memperkenalkan anaknya Ralphie untuk berain pokemon go dan ia segera mulai menjerit-jerit kegirangan setelah menangkap Pokémon. Setelah menemukan satu pertamanya di sebuah toko roti, ia berlari ke luar dan bertemu anak kecil lain bermain game, Lenore menulis dalam sebuah posting Facebook. Anak itu mengatakan kepada Ralphie ia telah menangkap lebih dari 100, dan Ralphie berkata, "Wow!"

Petualangan permainan Pokemon Go membuat Ralphie berkomunikasi dengan sesama pemain ia temui di jalan dan juga menciptakan beberapa kontak mata, yang sebelumnya merupakan hal yang susah untuk pasien dengan autisme.

"Anak autis saya bersosialisasi. Berbicara dengan orang. Tersenyum pada orang, verbalisasi, berpartisipasi dalam pidato pragmatis dengan orang asing, memandang mereka, tertawa dengan mereka dan berbagi sesuatu yang sama. Ini luar biasa," tulis Lenore.

Meskipun demikian anak-anak tidak disarankan untuk bermain lebih dari dua jam dengan frekuensi minimal dua hari sekali.

(Sumber: pharmacytimes)

Post a comment

0 Comments