Mau Hubungan Dengan Kekasihmu Awet? Lakukan Tips Komunikasi Ini

HALUTSIANA.COM - Tulisan ini terinspirasi dari pengalaman sendiri, yang disadari setelah kegagalan muncul, namun sekali lagi tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki semua yang sudah runtuh.

Komunikasi seumpama anda belajar mengemudi mobil, berbagai teori hanya sejauh dipraktekkan. Kapan harus menggunakan rem, kopling, gas dan ganti gigi dijalan raya, bukan diruang kelas. Ada saatnya perjalanan mulus tanpa hambatan, namun tak jarang harus menginjak rem secara mendadak, banting setir, bahkan oleng dan hampir terbalik. Pada saat seperti itu kita tidak perlu membuka buku teori tentang cara mengemudi.

halutsiana.com

Keberhasilan pasangan dalam memilihara hubungan tergantung pada kemahirannya berkomunikasi. Kata Komunikasi berasal dari bahasa Latin Co artinya bersama dan unus artinya satu, dalam hal ini hubungan dengan pasangan kita bisa diartikan sebagai "dua pihak secara bersama-sama ingin menyatukan diri", supaya kelak menjadi suami istri yang tidak berkata "ini anakku" tapi berkata "ini anak kita" atau "ini rumahku" melainkan berkata "ini rumah kita".

Berikut tips komunikasi dengan cara mendengar:

Mendengar dengan mata
Sorotan mata kita bisa menunjukan apa yang ada dalam pikiran kita. Pasanganmu tidak hanya mendengar kata-katamu (verbal) tapi  matamu akan berbicara tentang suasana hatimu. Ketika dia membalas dengan sorotan mata yang berkaca-kaca, ketahuilah bahwa dia menyadari apa yang kamu butuh dan berharap kamu juga tahu tentang kebutuhannya.

Mendengar dengan tangan
Kekasihmu kadang ragu-ragu untuk membuka diri karena takut ditolak, disalahkan atau dinilai buruk, maka yakinkan dia bahwa anda siap menerima apa adanya saat dia ungkapkan. Dengan menggenggam tangannya berarti anda ikut merasakan apa yang dirasakannya. Pelukan hangat berarti anda memberi kesan perlindungan yang dia andalkan. Rangkulanmu membuat dia tahu bahwa anda menerimanya tanpa syarat.


Mendengar dengan Kepala
Pusatkan seluruh konsentrasi tanpa membuat analisa, mengertilah apa maksudnya tanpa membuat penilaian. 
Kecendrungan kita sementara pasangan berbicara adalah membuat jawaban-jawaban, nasihat-nasihat atau solusi. Bahka kalau pembicaraan mengenai diri kita, kita justru sibuk dengan reaksi untuk membela diri dengan mencari alasan-alasan pembenaran. Gunakan konsentrasi anda hanya untuk memahami pesan yang disampaikam oleh pasangan. Bila anda belum merasa mengerti atau tidak jelas, anda bisa mengkonfirmasi dengan mengatakan, "maksudmu begini...." Namun jangan berpendapat terhadap pasangan atau pikiran pasangan, juga jangan memotong pembicaraan. Jika anda berkonsentrasi dan mengerti maksudnya, katakan "aku mengerti maksud dan perasaanmu ". Khususnya wanita, kebutuhan dasar dalam berkomunikasi adalah untuk didengarkan dan dimengerti, bukan untuk mencari nasihat.

Mendengar dengan hati
Seandainya aku berada pada posisimu, aku pun merasakan hal yang sama seperti kamu.
Empati adalah ikut bersama merasakan apa yang dirasakan oleh kekasih hati kita. 
Terlepas benar atau salah jalan pemikirannya, setuju atau tidak setuju, perasaan pasangan pada saat itu adalah sesuatu yang nyata.
Kata-kata "Masak kayak gitu saja membuat kamu marah", Ini menunjukan kurangnya empati dan mengakibatkan perasaan pasangan anda merasa tertolak. Kemudian dia kurang terbuka karena merasa ditolak dan tidak aman. Disinilah tantangan terbesar, untuk mendengar dan berani mengatasi kebenaran diri sendiri demi kekasih anda. Misalnya, "aku cemburu sekali dengan teman kantormu itu dan aku merasa tersiksa dengan perasaan ini". Padahal kenyataanya, anda sama sekali tidak ada apa-apa dengan teman kantor anda. Mampukah kamu menerima perasaan pasangan anda tanpa membela diri? Ingatlah bahwa pasangan  tidak menyalahkan  anda, dia hanya ingin anda peduli dengan perasaan yang dia rasakan. Tak perlu membela diri, sebaiknya jawaban bijak harus seperti ini, "iya, aku memahami perasaanmu, apa yang bisa aku bantu untuk mengatasi perasaan cemburu itu?".

Post a comment

0 Comments