Jumlah Penderita HIV/AIDS di Halmahera Utara Meningkat Lebih Dari Seratus Persen

halutsiana.com
Penyebaran HIV/AIDS di Halmahera Utara terus meningkat. Data yang dirilis malutpost.co.id menyebutkan bahwa jumlah HIV/AIDS di Halmahera Utara terus meningkat dari jumlah 54 penderita pada tahun 2015, saat ini sudah berjumlah 134. Meskipun data yang disampaikan tidak lengkap karena tidak menampilkan secara gamblang, namun kenaikan lebih dari 100% merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah setempat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para intelektual Halmahera Utara.
"Sebagian besar mereka terjangkit dari hubungan layak suami istri, sedangkan yang lain didapat dari jarum suntik," Tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara, Muhammad Tapi Tapi kepada wartawan media lokal.

Dalam wawancaranya, Muhammad menjelaskan bahwa, sebagian besar penderita HIV/AIDS di Kabupaten Halmahera Utara, masih berusia produktif. Mereka rata-rata berumur 25 tahun hingga 49 tahun. Penanganan penderita HIV/AIDS atau yang biasa disebut B20(Kode klasifikasi WHO), dilakukan di Klinik Hohidiai, Kusuri.

Ketika ditanya oleh malutpost, perihal lokalisasi TPI Wosia yang diduga tempat yang banyak menyumbangkan penyakit B20 ini, Muhammad menjawab diplomatis.
"kami belum menemukan PSK di lokalisasai tersebut yang terjangkit HIV/AIDS," Aku Muhammad.

Untuk menekan penyebaran HIV/AIDS, pihaknya melakukan sosialisasi tentang hubungan intim yang aman adalah dengan pasangan sendiri yang sah, bukan berbuat hohihi diluar pernikahan atau berzinah. Selain itu pihak dinkes Halut mengajak masyarakat untuk aktif memakai kondom dan jauhi narkoba. "Tetapi pencegahan yang paling penting adalah menghindari hubungan intim secara bebas dan setia pada pasangan masing-masing," pungkasnya.

Dari data diatas tentunya masih akan terus bertambah jika dihitung memakai metode fenomena gunung es yaitu satu penderita dikalikan dengan seratus. Jika benar data diatas, maka mengacu pada kenaikan lebih dari 100%, sudah dipastikan bahwa lima tahun kedepan, Klinik Hohidiai harus merawat ribuan penderita HIV. Penulis meyakini bahwa 134 penderita HIV/AIDS di Halmahera Utara, berbeda jauh lebih tinggi dengan data dan fakta dilapangan.


(sumber : malutpost.co.id/ editor: by: y2n)

Post a comment

0 Comments