Inilah Penemuan Terbaru Tentang Penyebab Kanker Hati

Dari tahun ke tahun jumlah penderita kanker di Amerika terus menunjukan angka positif. Namun trend penurunan jumlah penderita kanker secara keseluruhan berbanding terbalik dengan jumlah penderita kanker hati. Dengan kata lain, semua jenis kanker di Amerika mengalami penurunan, akan tetapi tidak dengan kanker hati.

UT Health San Antonio mengemukakan bahwa orang yang mengkunsumsi beras, kacang, jagung, biji wijen dan rempah-rempah yang terkontaminasi alfatoksin mempunyai tingkat resiko kanker hati lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi beberapa jenis makanan di atas.

Alfatoksin adalah salah satu jenis karsinogen yang diproduksi oleh jamur terkontaminasi pada beberapa janis makanan akibat dari tidak disimpan pada tempat yang baik.

Pada penelitian ini, peneliti mengukur keterpaparan aflatoksin pada 42 kasus kanker hati orang Amerika Latin.  Dua pertiga dari penderita kanker hati adalah orang Amerika latin yang sering mengkunsumsi jagung, wijen, beras dan beberapa jenis rempah.
halutsiana.com
Jagung yang bertumbuh jamur (Sumber: uthscsa.edu )
Kasus kanker hati memiliki kemungkinan 6 kali lebih tinggi pada orang yang memiliki kadar aflatoksin yang terdeteksi dalam darah, dibandingkan dengan mereka yang tidak terdeteksi alfatoksin.

"Penelitian ini berarti bahwa orang Amerika Latin memiliki eksposur unik yang menempatkan mereka pada risiko kanker hati yang lebih tinggi," kata Dr. Amelie G. Ramirez.

Seperti diketahui bahwa, Dr. Ramirez merupakan pimpinan Epidemiology and Biostatistics and the Institute for Health Promotion Research at UT Health San Antonio.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology , adalah yang pertama untuk menghubungkan kanker hati dengan paparan aflatoksin di antara orang Latin.

Dr Ramirez dan timnya sebelumnya menemukan bahwa orang Amerika Latin di Texas Selatan memiliki tingkat tertinggi kanker hati di negara ini. Studi tahun 2014 mereka menemukan bahwa tingkat kejadian kanker hati adalah 3,1 lebih tinggi pada pria dan 4 kali lebih tinggi pada wanita daripada rekan mereka yang bukan Amerika Latin. Texas Selatan memiliki tingkat yang lebih tinggi lagi.

Faktor risiko kanker hati meliputi:
Diabetes dan obesitas
Hepatitis
Predisposisi genetik dan
Kontaminasi dan bahaya lingkungan di sepanjang perbatasan Texas-Meksiko, seperti paparan aflatoksin.

Dr Ramirez berencana untuk terus meneliti penyebab dan mencari solusi yang tepat.
"Memahami penyebab meningkatnya kanker hati di Texas Selatan sangat penting. Kita harus mengembangkan intervensi dan mengidentifikasi individu berisiko tinggi yang mungkin diskrining dan diobati dengan perawatan terbaik yang tersedia," katanya. (Source: https://news.uthscsa.edu)

Post a comment

0 Comments