Apresiasi Jokowi Untuk Acara Tahunan Pemuda Katolik 'Asian Youth Day'

Para Pengurus Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyambangi istana presiden. Kepada Jokowi para pengurus KWI menyampaikan seputar kegiatan Asian Youth Day ke-7 yang diselenggarkan di Yogyakarta.

“Kami melaporkan perkembangan dan kegiatan yang disebut dengan Asian Youth Day ke-7 di Yogyakarta yang sudah dimulai. Itu live in dari 26 negara delegasi pemuda Asia dan 11 kota di Indonesia, yakni Makassar, Palembang, Pontianak, Denpasar, dan 7 kota di Jawa,” kata Sekjen KWI Mgr. Antonius Subianto Bunyamin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (2/8/2017).

Uskup Bandung ini menjelaskan Presiden Jokowi senang sekali dengan kegiatan tersebut. Terlebih tema yang diambil berkenaan dengan kebangsaan dan multikultural serta kerukunan.

halutsiana.com
Irvana Wowor, Salah satu peserta AYD sedang berselfie dengan
Peserta dari negara lain. (Sumber: fb)
“Bagaimana kita menunjukkan kepada bangsa-bangsa di Asia bahwa negara Indonesia adalah negara yang mendukung Pancasila, dan bagaimana mereka menikmati keberagaman secara langsung. Bukan sekadar mendengar berita, karena kadang mereka mendengar berita yang miring-miring tentang Indonesia. Bahwa Indonesia negara dengan mayoritas Islam begini-begini, padahal ketika melihat Indonesia langsung, dan saya bertemu dengan peserta, mereka luar biasa,” jelasnya.

Tak hanya kagum dengan keberagaman Indonesia, kata Mgr. Subianto, para peserta juga mengapresiasi para tokoh agama di Indonesia.
“Mereka juga mengapresiasi tokoh-tokoh agama, tokoh muslim, tokoh agama lain yang juga terlibat dalam kegiatan ini,” katanya.

Subianto mengatakan kegiatan ini dihadiri oleh 2.900 dari seluruh Asia. Kegiatan ini akan ditutup pada Minggu, 6 Agustus 2017, di Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta.

“Bukan hanya dihadiri 3.000 orang, tapi dihadiri 5.000 pemuda Katolik seluruh Indonesia, dan pengawal-pengawalnya. Kita melibatkan teman-teman dari agama lain, terutama dari muslim,” kata Subianto.

Subianto mengatakan KWI berharap Presiden Jokowi bisa menghadiri kegiatan ini.
“Kami berharap, mengundang Presiden, tapi kami memaklumi jadwalnya sangat ketat. Jadi kami hanya menyampaikan harapan. Seperti biasa, dalam setiap kegiatan, orang-orang menyampaikan harapan,” katanya.

Lantas, adakah pesan khusus dari Presiden Jokowi untuk kegiatan ini?

“Pak Presiden berterima kasih, kita berusaha menampilkan bagaimana negara kita NKRI yang mengutamakan pluralisme dan mendukung toleransi dan semoga orang muda menjadi duta kebangsaan,” jawabnya.
(Source: matakatolik.com)

Post a comment

0 Comments