Mulai Dari Pembakaran Lahan Pertanian Israel Oleh Hamas Hingga Nubuat Yeheskiel 20

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengungkapkan bahwa ada 600 kali serangan balon/layang-layang, 400 di antaranya bisa dihadang dengan teknologi. Layang-layang api yang tersisa menyebabkan 198 kebakaran, membakar 9000 dunam (sekitar 2500hektar) wilayah Israel.

Sumber gambar: The Jerusalem Post
Israel akan membalas serangan pembakaran layang-layang dari Jalur Gaza, Menteri Pertahanan Avigdor Liberman bersumpah pada pertemuan faksi Yisrael Beytenu hari Senin (04/06) di Knesset.

"Ini harus jelas, kami tidak bisa terima serangan layang-layang, kerusuhan di pagar perbatasan, atau upaya untuk merobohkan pagar dan membahayakan tanah yang berada di bawah kedaulatan Israel," kata Liberman.

"Kami akan bertindak sesuai dengan kepentingan Israel pada waktu yang tepat bagi kami. Kami tidak akan membiarkan akun terbuka. Kami akan menyelesaikan rekening dengan Hamas, Jihad Islami, dan sisanya dari para teroris yang beroperasi melawan kami dari Jalur Gaza. ”

Liberman mengungkapkan bahwa dia telah memberi penjelasan kepada walikota komunitas di pinggiran Gaza. Dia memuji kekuatan dan ketahanan mereka dan mengatakan mereka memahami pengambilan keputusan dari pembentukan pertahanan.

Dalam pertemuan fraksi Kulanu, Menteri Keuangan Moshe Kahlon mengatakan kerusakan dari serangan layang-layang adalah NIS 5 juta. Dia mengatakan para petani akan segera dikompensasikan untuk setengah kerugian mereka.

Ratusan are lahan terbakar di dekat komunitas Nir Am, Or Haner dan Be’eri setelah layang-layang tersebut memicu kebakaran di Hutan Simhoni milik Dewan Kota Sha'ar Hanegev.

Api menyebabkan jalur selatan Rute 34 ditutup untuk lalu lintas, dan Israel Railways menutup rute Ashkelon-Netivot, menghentikan kereta yang datang dari utara di stasiun kereta api Ashkelon dan kereta yang datang dari selatan di stasiun Netivot.

Kebakaran terjadi sehari setelah 500 hingga 750 hektar cagar alam di samping Kibbutz Carmiya dihancurkan oleh layang-layang api.

Sumber gambar: The Jerusalem Post
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dia menginstruksikan Penasihat Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat untuk mendorong sebuah proses yang akan mengurangi jumlah uang yang harus dibayarkan pemerintah kepada komunitas wilayah Gaza atas kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran, dari uang pajak Palestina yang ditransfer Israel setiap bulan ke Otoritas Palestina.

Menurut media Ibrani, Israel Nature and Parks memperkirakan bahwa setidaknya sepertiga dari hutan cadangan itu dihancurkan pada hari Sabtu, meskipun empat tanker udara dan 12 regu pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api.

Sumber gambar: The Jerusalem Post
"Saya tidak tahu jenis terorisme apa pun. Dimana penindakan yang efektif dicapai hanya dengan serangan udara saja," kata Anggota KNESSET Israel yang juga mantan Kepala Agen Kontraspionase (Shin-Bet) Israel, Avi Dichter.

Israel mungkin harus mengirim pasukan ke Gaza untuk mengakhiri tembakan roket, Likud MK Avi Dichter mengatakan.

"Kami tidak bisa membiarkan teroris menentukan langkah untuk kami lakukan" katanya dalam wawancara dengan Radio Angkatan Darat, Senin. "Hamas harus mewaspadai kemungkinan operasi darat IDF di Gaza, jika tidak daya jera kami akan rusak."

Menurut Yehezkiel "Teror Api di Selatan" Israel adalah petunjuk bahwa Masa Kesusahan Yakub (Great Tribulation) di Yehezkiel 21 akan segera terjadi.
"Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke selatan dan ucapkanlah banyak tegoran terhadap tanah selatan dan bernubuatlah terhadap tanah kehutanan di sebelah selatan;dan katakanlah kepada hutan di sebelah selatan: Dengarlah firman TUHAN: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menyalakan api di dalammu yang akan memakan habis setiap pohon yang hidup padamu dan setiap pohon yang layu kering. Apinya yang sedang bernyala-nyala tidak akan padam dan semua muka dari selatan sampai utara akan terbakar kepanasan olehnya. Dan setiap manusia akan melihat, bahwa Aku, TUHANlah yang memasangnya; api itu tidak akan padam." Yehezkiel 20:46-48 
Apa yang dimaksud kemudian menjadi jelas di pasal berikutnya (Pasal 21), yang adalah pasal terjadinya Great Tribulation. Inilah detail kronologi yang digambarkan oleh Yehezkiel apa yang akan terjadi dengan Israel.

Kita tidak tahu kapan tepatnya layang-layang atau balon api dari Gaza di Selatan akan berhenti atau berubah menjadi kerusuhan yang menjalar sampai ke Yerusalem Yudea dan ke Israel Utara. Tetapi sepertinya modus balon atau layang-layang api ini suatu modus baru yang muncul tepat seperti kronologi Yehezkiel 20 dan 21.

Sebab masa pemulihan segala sesuatu sudah dekat, Dia yang akan datang sudah akan tiba. Sebelum itu akan terjadi terlebih dahulu Hari Pembalasan.
(Sumber: The Jerusalen Post: www.jpost.com)

No comments

Dilarang Berkomentar dengan menggunakan unsur-unsur SARA atau mencemarkan nama baik seseorang dalam bentuk apapun.

Powered by Blogger.