Makna Kebangkitan Tuhan Yesus Bagi Umat Manusia

Martin Luther pernah berkata, Kebangkitan Tuhan Yesus bukan hanya tertulis dalam lembaran buku tapi ada pada bunga di musim semi.

Imajinasi seni tingkat tinggi yang di tunjukan Luther menggambarkan paskah sebagai satu keindahan dan awal dari sebuah perubahan.


Kematian dan kebangkitan dalam perayaan paskah adalah dua hal yang tidak boleh dipisahkan, layaknya seorang atlet yang berdarah-darah kemudian menjadi juara karena usahanya.

Mau penjahat, koruptor, penipu,  pembunuh dan pendosa apapun telah diberikan anugerah keselamatan. Dengan kata lain, anugerah diberikan tanpa kita memintanya.

Pertanyaannya,  apakah kita mau menerima anugerah yang Tuhan berikan?  Keselamatan tidak ada ada pada siapapun kecuali pada Yesus.

Perdebatan orang-orang dunia tentang Tuhan yang mati memang tidak bisa dijelaskan dengan akal, karena akal manusia penuh keterbatasan, imanlah yang membuat kita tidak terbatas.

Betapa tidak adilnya Tuhan ketika Dia tidak bisa merasakan apa yang manusia rasakan.

Kecuali dosa, Tuhan telah melakukan semuanya, demi kita yang hina. Tuhan Yesus juga merasakan haus, lapar, bahkan nyeri tak terperih dan mati di kayu salib. Semua yang manusia rasakan Dia sudah rasakan.

Pergunakan waktu yang ada untuk melayaniNya, memikul salib untuk surga yang nyata. Hidup hanya tentang waktu yakni detak jantung dan detik jarum jam.

Jika semuanya terhenti maka tidak ada lagi Anugerah Keselamatan.

No comments

Dilarang Berkomentar dengan menggunakan unsur-unsur SARA atau mencemarkan nama baik seseorang dalam bentuk apapun.

Powered by Blogger.