6 Tips Mengatasi Writer's Block Bagi Penulis

Writer's block merupakan sebuah istilah bagi para penulis yang dianggap sebagai "malaikat maut". Kematian ide menulis akan berbanding lurus dengan hilangnya semangat berkarya melalui tulisan, alhasil semua yang menjadi hobi ataupun talenta penulis akan pudar seiring waktu.


Begitu banyak blog-blog yang terparkir tanpa dipeduli lagi oleh tuannya atau bahkan hilangnya domain dot com yang pernah dibeli sehingga artikel para blogger ikut raib karena lama tidak menulis.

Berikut beberapa tips yang untuk mengatasi kebuntuan menulis atau writer's block.

Writer’s block menjadi tantangan dan sebuah masalah yang lumrah melanda setiap penulis entah bagi penulis pemula maupun profesional.

Penulis ternama yang menulis Harry Potter dan Chamber of Swcrets saja pernah mengalami writer's block.

Istilah writer’s block pertama kali diperkenalkan oleh psikoanalisis Edmund Bergler sebagai “a neurotic inhibition of productivity in creative writers.” Kelihatannnya sederhana, namun bagi penulis yang mengalaminya writer’s block hal ini tidaklah pernah sederhana.

Maka, tidak perlu memaksakan diri untuk terus menulis. Writer’s block secara tidak langsung memberikan sinyal bahwa otak terlalu penat dan penuh. Untuk itu, harus istirahat. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

1. Gunakan alat tulis yang berbeda

Alat tulis yang dimaksud adalah media yang anda gunakan. Beralih dari microsoft word ke notepad adalah salah satu cara mengatasi tingkat kebosanan anda. Bisa juga mengganti media seperti komputer dengan smartphone anda.

Saya pun demikian, 90% tulisan saya menggunakan note bawaan smartphone seperti samsung note. Kemudian saya tuangkan ke blogger dan mengeditnya alias menyempurnakannya melalui laptop.

Jika anda sudah menuangkan ke blogger maka secara otomatis akan tersimpan sebagai draf dan belum terpublikasi. Tulisan yang sudah 95% ditulis tadi akan diteruskan melalui komputer. Jika tinggal 5% untuk sempurna menjadi sebuah artkel, mustahil anda akan meninggalkannya.

2. Menulis di Cafe atau Kedai

Luangkan waktu untuk nongkrong di sebuah cafe atau kedai sederhana dengan mencicipi kopi dan makanan ringan, akan membantu anda mengatasi block writer's.

Susana hati yang berbeda akan membuka cakrawala berpikir anda sehingga anda bisa memainkan imajinasi menjadi sebuah cerita yang utuh.

3. Pergi ke toko buku
Kebanyakan para penulis berhenti berkarya bukan karena kesibukan atau kehilangan motivasi. Kehabisan ide adalah penyebab utama dari writer's block.

Pergi ke toko buku atau perpustakaan adalah cara jitu menemukan puluhan ide. Membaca di toko buku, kemudian menulis topik di notepad akan membantu anda membuat kerangka tulisan yang akan diposting. Jangan langsung menulis secara lengkap, melainkan catat saja topik-topik yang nanti anda tulis.

4. Berselancar dimedia sosial

Media sosial seperti facebook, twitter, instagram; merupakan microblog yang tanpa sadar pemakainya sudah melakukan seperti para blogger. Update status, upload foto atau bagikan status orang lain merupakan pekerjaan micrblog.

Ada segudang ide yang tersimpan dalam media sosial. Cari dan temukan topik disana. Misalnya mencari histori status facebook anda tentang romantisme, saat itu-lah anda menemukan sebuah ide tentang romantisme yang sesuai dengan pengalaman pribadi.

Selain itu, status media sosial orang lain juga bisa dijadikan ide untuk sebuah topik. Berselancar dan nikmati berbagai gelombang di media sosial, pasti anda menemukan ide sebuah topik.

Meskipun berselancar dengan media sosial bisa menjadi solusi saat adanya writer's block, namun berhati-hati-lah agar anda tidak tersesat disana. Atur waktu untuk bisa keluar dari zona nyaman sebuah media sosial.

5. Jangan terlalu fokus pada pengantar tulisan

Banyak kasus writer's block terjadi karena adanya kebuntuan pengembangan artikel sejak awal. Memulai pengantar yang baik memang adalah sebuah strategi untuk menarik pembaca. Akan tetapi j├Čka writer's block terjadi maka langka jitu mengatasinya adalah dengan memulai dari tengah.

Meninggalkan pengantar sebuah tulisan untuk semantara waktu bukan suatu kesalahan. Justru kebanyakan penulis menemukan ide pengantar tulisan mereka saat menulis inti sebuah artikel.

6. Mencuri Ide lewat video atau artikel

Cara yang satu ini benar-benar sangat cocok untuk solusi writer's block. Nonton youtube dan baca artikel akan memperkaya ide, asal tidak menyalin secara utuh melainkan membuat secara orisinil. Copy paste bukan gaya Seorang blogger profesional, tetapi mengikuti kerangka dan pola topik orang lain menurut saya sah-sah saja, sekali lagi asal jangan "menjiplak" tulisan mereka.

Austin Kleon pernah berkata, "semua hasil karya kreatifitas sebagian besar dibangun atas apa yang datang sebelumya.

Nah sahabat blogger, demikian tips untuk mengatasi writer's block atau kebuntuan ide saat menulis.

#BLOGGER 

Post a Comment

0 Comments