Pasien Covid-19 Tertua di Italia Melakukan Aksi Dukung Tim Medis Setelah Dinyatakan Sembuh

Pandemì COVID-19 telah "menyambangi" seluruh negara di dunia dengan angka kematian yang bervariasi termasuk negara adidaya, Amerika Serikat.

Angka kematian seluruh dunia tercatat pada hari ini Selasa (31/03) sudah mencapai 37.843 dan yang sembuh sudah mencapai 165.933 dari total pasien positif COVID-19 sebanyak 786.987 pasien.

Semantara itu data menunjukan bahwa angka kematian terbesar adalah Italia. Negara sekelas Italia pun tumbang dan kalah oleh SARS-COV-2 ini. Italia sampai artikel ini ditulis sudah mencapai 11.591 yang meninngal dunia akibat pandemi COVID-19.

Alma foto bersama dengan dokter dan perawat setelah dinyatakan sembuh
Meskipun demikian, Italia memiliki 14.620 pasien yang sembuh dari total pasien positif COVID-19 sebanyak 101.739.

Diantara belasan ribu pasien yang sembuh di Italia, ada kisah seorang wanita tua berumur 95 tahun yang sembuh dari COVID-19. Wanita ini bernama Alma Clara Corsini asal daerah Fanano, merupakan pasien tertua di Italia yang pertama masuk rumah sakit pada tanggal 5 Maret 2020.

Dia telah berperang dan menang pada usia setua ini. Namun bagi tim medis dan masyarakat sekitarnya bukan umurnya membuat dunia medis terharu, melainkan aksinya di balkon rumahnya.

Dalam aksinya, Alma berdiri di balkon rumah dan menyalahkan sebuah lilin sebagai simbol perlawanan dan kebangkitan melawan COVID-19.

Alma sedang memberi dukungan pada tenaga medis

Dalam unggahan halaman facebook bernama Medicose Doctors Community menyebutkan Alma berdiri dengan sebuah lilin untuk memberikan harapan dan kekuatan pada tenaga medis dan memberi semangat pada tetangga-tetangganya yang terinfeksi virus COVID-19.

Alma juga telah menjadi simbol kekuatan bagi para lansia yang terinfeksi COVID-19 untuk terus berjuang hingga akhir.

Dari kisah ini, kita dapat mengambil satu kesimpulan bahwa dalam menghadapi pandemì ini, jangan mudah putus asa dan depresi karena akan menurunkan sistem imun seseorang.

Post a comment

0 Comments