Cara Membuat Matang Alpukat Tanpa Menghilangkan Khasiat

Alpukat merupakan salah satu buah dengan jumlah kalori yang tinggi. Buah kesayangan para pencinta diet kaetogenik ini jarang ditemukan sudah matang ketika berada di supermarket atan pasar tradisional. 



Kalau pun ada yang mulai lembek, itu bukan karena sudah matang, akan tetapi lembek akibat dipencet oleh puluhan pembeli yang mencoba tekstur alpukat yang masih keras, apakah sudah matang atau belum. Nah, bagaimana cara membuat alpukat cepat matang? Simak tips agar alpukat cepat matang.

1. Masukan alpukat utuh kedalam amplop kertas coklat

Kantong kertas atau amplop berwarna coklat hanya sebagai penampung gas agar tidak lolos keluar saat disimpan. 
Mematangkan alpukat

Tidak salah jika melihat ibu anda menyimpan alpukat di dalam tumpukan beras, akan tetapi dengan menyimpan di dalam kantong kertas roti boy, itu lebih baik dibanding tersimpan dalam tumpukan beras.

2. Tambahkan pisang atau apel

Jika anda sudah menyimpan di dalam kantong kertas, sebaiknya ditambahkan dengan buah lainnya seperti pisang atau apel. Ada pula berbagai referensi yang menganjurkan menambahkan tomat. Namun, tobat merupakan buah yang rapuh dan cepat matang atau busuk.

Maksud ditambahkan dengan buah lain karena buah-buah ini mengeluarkan gas etilen yang tentunya sangat bermanfaat untuk proses pematangan alpukat. Pematangan dengan menambahkan buah lain akan memkan waktu 1 hingga 3 hari untuk pematangan.

3. Simpan pada suhu ruangan

Hal yang perlu diperhatikan pada pematangan alpukat adalah terhindar dari sinar matahari langsung. Suhu ruangan yang dimaksud adalah suhu yang berkisar 18°-24°Celsius.

Perlu diingat, bahwa buah lain sangat membantu pematangan. Jika tidak ditambahkan maka akan memakan waktu antara 2 sampai 5 hari untuk pematangan alpukat.

4. Jangan menyimpan dalam microwave

Banyak referensi yang menyarankan menyimpan dalam microwave. Namun, saya tidak merekomendasikan hal ini karena rasanya tidak seenak menyimpan dalam kantong kertas. Sesuatu yang terburu-buru pasti tidak mengenakan.

Menyimpan alpukat dengan benar akan menjaga rasa dan khasiatnya. Alpukat diyakini dapat mencegah tekanan darah tinggi, diabetes, menurunkan kolestrol, sebagai anti inflamasi dan mencegah berkembang sel kanker.

5. Manfaat Alpukat

Bahkan dalam 1 buah alpukat utuh mengandung 15 persen kebutuhan vitamin K pada orang dewasa setiap harinya.

Sebagai petugas kesehatan, saya sangat paham dengan pentingnya vitamin K yaitu sangat membantu menjaga kepadatan tulang yang dan tidak kalah manfaatnya dengan kalsium dan vitamin D.

Alpukat adalah salah satu buah yang mengandung lemak tertinggi. Namun lemak dalam alpukat, hanyalah lemak tak jenuh yang mudah dicerna.

Beberapa jurnal penelitian mengatakan bahwa alpukat memberi rasa kenyang yang lama, sehingga tidak heran para pencinta diet ketogenik sangat menyukai alpukat.

Post a comment

0 Comments